5 Jenis Ayam Unik Yang Terdapat Di Kehidupan Nyata

02/08/2017,  Sabung Ayam

Bandar Sabung Ayam – 5 Jenis Ayam Unik Yang Terdapat Di Kehidupan Nyata. Ayam adalah salah satu jenis unggas yang paling banya dicari dan dipelihara oleh umat manusia. Hewan ini sangat layak dipelihara, dikarenakan bisa dimanfaatkan baik daging maupun telur yang dihasilkan oleh unggas tersebut.

Sehingga bisa dikatakan bahwa Ayam, merupakan salah satu sumber penghasil protein yang banyak dikonsumsi oleh manusia baik itu daging ataupun telurnya.

Tidak hanya bisa dimanfaatkan daging dan telurnya, Unggas ini juga bisa dijadikan hewan peliharaan untuk sebagian orang. Mulai dari Ayam aduan hingga Ayam hias. Yang konon harganya bisa mencapai hingga jutaan rupiah untuk jenis yang berasal dari ras atau golongan tertentu.

Berikut 5 Jenis Ayam Unik Yang Terdapat Di Kehidupan Nyata :

Ayam Telanjang

Ayam telanjang adalah jenis ayam yang tidak memiliki bulu, yang berasal dari hasil kawin silang antara ayam broiler dengan ayam leher tanpa bulu.

Tujuan dilakukan persilangan ini adalah untuk bisa menciptakan Ayam yang bisa dibudidayakan di daerah atau negara sabung ayam online yang memiliki iklim yang hangat. Tidak hanya itu dengan adanya tujuan untuk membudidayakan jenis Ayam tersebut, maka diharapkan mampu menciptakan efisiensi para peternak-peternak ayam apabila mereka ingin melakukan penyembelihan. Karena tidak harus repot-repot untuk melakukan pencabutan bulu.

Ayam Telanjang

Sayangnya terdapat kelemahan untuk jenis unggas yang satu ini. Dimana apabila mereka melakukan aktifitas kawin, mereka tidak bisa menjaga keseimbangan untuk mengepakan sayap yang disebabkan tidak memiliki bulu tadi. Dan Unggas ini cenderung rentan akan serangan penyakit seperti penyakit kulit, parasit, perubahan suhu dan sengatan matahari. Dikarenakan tidak memiliki bulu yang dapat melindungi tubuh.

Ayam Silkie

Berikut ini adalah jenis Ayam yang memiliki bulu lebat, dikarenakan seluruh tubuhnya benar-benar tertutup bulu. Bulu dari jenis ayam ini sangatlah halus, dipadukan dengan warna kulit yang sedikit gelap kebiruan.

Untuk dibeberapa negara, misalnya di China, ayam jenis ini harganya sangatlah mahal. Karena ayam jenis Silkie ini disana digunakan untuk terapi pengobatan, yang sudah dilakukan secara turun temurun sejak abad ke tujuh.

Ayam Silkie

Wanita di China mengkonsumsi jenis unggas ini setelah mereka selesai menjalani proses persalinan guna mengembalikan tenaga beserta daya tahan tubuh. Daging ayam ini dipercaya memiliki aura positif untuk darah, paru-paru dan perut, dimana mereka akan mengambil kaldunya lalu dicampurkan dengan ginseng.

Ayam Onagadori

Ini adalah jenis ayam yang memiliki ekor yang sangat panjang, dimana bisa mencapai hingga 10 meter. Dengan keunikan tersebutlah yang menjadikan ayam ini banyak disukai oleh para pencinta ayam hias.

Onagadori artinya adalah unggas terhormat, yang mana unggas ini memiliki kasta tertinggi untuk seekor ayam di Jepang. Dikarenakan begitu uniknya, jenis ayam ini termasuk ke salah satu bagian dari jenis hewan yang sangat dilindungi.

Ayam Onagadori

Berdasarkan sumber ilmiah di Jepang, tidak terdapat laporan secara terperinci mengenai asal dan usul jenis ayam yang satu ini. Masyarakat di Jepang mempercayai bahwa ayam jenis adalah hasil dari mutasi di sebuah peternakan Shokoku yang ada di jaman Edo sekitar tahun 1600an.

Ayam Cemani

Cemani adalah jenis ayam asli dari tanah air kita yakni Indonesia. Ayam ini mudah dikenali, dikarenakan seluruh bagian anggota tubuh ayam ini berwarna hitam. Baik itu Bulu, Mata, Lidah, Struktur Tulang, Kulit hingga Darah pun berwarna hitam yang jelas berbeda dengan jenis ayam pada umumnya.

Ayam Cemani

Dengan segala keunikan yang dimiliki dari ayam tersebut, harga per ekornya bisa mencapai hingga puluhan juta rupiah. Misalnya di Amerika Serikat, Ayam Cemani harganya bisa mencapai Rp 25 juta hingga Rp 30 juta. Sedangkan untuk di Indonesia khususnya di daerah jawa tengah, ayam ini biasa digunakan dalam sebuah ritual khusus.

Sangat disayangkan Ayam jenis ini hampir punah di tempat asalnya yakni Indonesia. Sehingga membuat beberapa pihak di Kedu, berusaha untuk mengembangbiakan jenis ayam ini.

Ayam Dong Tao

Yang terakhir ini adalah jenis ayam yang memiliki tubuh yang lumayan besar, kaki dan cakar menyerupai naga dan berwarna kemerahan. Untuk harga, ayam jenis ini bisa mencapai Rp 15 juta dengan ukuran berat mencapai 6 kilogram.

Ayam Dong Tao

Yang menjadikan harga ayam ini mahal adalah pengembangbiakan ayam ini tergolong susah, dimana unggas ini begitu sensitif dengan perubahan terhadap cuaca. Jumlah telur yang dihasilkan pun sedikit, dikarenakan kaki yang begitu besar menjadikan ayam tersebut kesulitan untuk mengerami telurnya dengan sempurna.